SMPN 1 Dinilai Lomba PMR Madya Teladan Tingkat Jateng

Tim Penilai Lomba Unit PMR Madya Teladan dari PMI Provinsi  Jateng melakukan Visitasi ke SMP N 1 Purbalingga, Kamis (5/9) sore.  Tim yang beranggota 3 orang yaitu K.A Eksiningsih, SE; Rina Utami dan Hestin Yusnita diterima Kepala SMP N 1 Purbalingga Hartoko Hadi, S.Pd M.M, Ketua PMI Drs. Suyitno dan Pengurus PMI Kab Purbalingga serta Komite Sekolah.

Dalam penilaian ini dilakukan pengecekan lapangan yang terdiri dari administrasi pangkalan, sarana dan prasarana; proses rekruitmen; pelatihan; pengakuan dan penghargaan serta evaluasi  kegiatan pmr. Proses Penilaian dari Tim terbagi dalam 3 model yaitu presentasi dari ketua PMR,  interview dengan siswa non PMR dan guru non Pembina PMR serta School Tour untuk melihat kondisi fisik UKS dan lingkungan SMP N 1 Purbalingga yang mendukung kegiatan ke-PMR-an.

“PMR Madya Unit SMP N 1 Purbalingga ditunjuk mewakili PMI Kab. Purbalingga karena meraih prestasi sebagai Pangkalan Kategori A Peringkat 2 pada Jumbara Kabupaten tahun 2013 dibawah SMP Istiqomah Sambas, yang sudah dimajukan pada Lomba Tk Prov ini tahun 2010,” kata Ketua PMI Purbalingga, Suyitno.

Selama proses penilaian, Tim melibatkan secara langsung anggota PMR sebagai obyek penilaian melalui proses dialog langsung, sebagai pemandu school tour dan peraga keterampilan yang ingin dievaluasi.

Banyaknya jawaban spontan diberikan para anggota PMR ketika mendapatkan pertanyaan atau tugas dari tim penilai menjadikan suasana penilaian sangat cair, komunikatif dan menyenangkan.

Dalam kesannya tim penilai memberikan apresiasi dan kesan positif kepada pangkalan PMR SMP N 1 Purbalingga yang sudah berusia 21 tahun dan mempunyai anggota sebanyak 150 orang ini, meskipun sebagian komplek sekolah masih dalam taraf renovasi dan pembangunan namun tidak mengurangi kualitas pembinaannya.

Di akhir kegiatan anggota tim Rina Utami menyerahkan kenang-kenangan kepada salah satu anggota  PMR SMP N 1 Purbalingga berupa emblem Perhimpunan Nasional Palang Merah Negara Timor Leste sebagai perwujudan salah satu Tri Bakti PMR yaitu mewujudkan persahabatan nasional dan internasional.

Menurut Suyitno sampai dengan tahun ketiga pelaksanaan lomba ini, dirasakan sangat bermanfaat bagi PMI Kabupaten Purbalingga dan  pangkalan PMR karena dapat memacu proses pembinaan menjadi lebih baik  dari segi sarana prasarana, administrasi dan proses pelatihan, sekolah akan lebih termotivasi untuk melakukan perbaikan dan pembenahan pola pembinaannya.

“Apalagi dengan model Lomba ini yang selalu bergantian, karena Pangkalan yang sudah pernah maju mewakili kabupaten tidak diijinkan lagi untuk mengikuti di tahun-tahun berikutnya,” ujarnya. (*)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.