Bulan Pendidikan, Dindikbud Purbalingga Perkuat Kolaborasi; Apel Pagi Jadi Momentum Konsolidasi Sukseskan Hardiknas 2026

PURBALINGGA — Semangat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 terus terasa di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Purbalingga. Dalam apel pagi yang digelar Senin (11/5/2026), seluruh jajaran diingatkan pentingnya menjaga soliditas dan kolaborasi untuk menyukseskan rangkaian kegiatan pendidikan sepanjang Mei 2026.
Apel yang berlangsung di halaman kantor Dindikbud Kabupaten Purbalingga itu dipandu petugas dari unsur Sekretariat Dindikbud. Bertindak sebagai pembina apel, Kabid Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Dindikbud Kabupaten Purbalingga Andika Mardiansah, M.Pd.
Apel diikuti kepala dinas, sekretaris dinas, para kepala bidang, pejabat struktural, pengawas, hingga jajaran pegawai dan pejabat fungsional di lingkungan Dindikbud Kabupaten Purbalingga.
Dalam amanatnya, Andika menegaskan bahwa Mei merupakan “bulan pendidikan” bagi Dindikbud Kabupaten Purbalingga karena dipenuhi berbagai agenda dan aktivitas yang berkaitan dengan penguatan layanan pendidikan serta pengembangan karakter peserta didik.
“Bulan Mei ini adalah bulan pendidikan. Banyak kegiatan besar yang sedang dan akan kita laksanakan bersama dalam rangka Hardiknas 2026,” ujarnya.
Ia menyebut sedikitnya terdapat sekitar 30 rangkaian kegiatan Hardiknas 2026 yang digelar di berbagai bidang dan jenjang pendidikan. Kegiatan tersebut melibatkan banyak unsur, mulai dari sekolah, guru, peserta didik, organisasi profesi, hingga masyarakat.

Salah satu program yang mendapat perhatian khusus adalah Tebar Cinta Bunda PAUD, kegiatan yang menyasar penguatan layanan pendidikan anak usia dini melalui pendekatan kasih sayang, pendampingan, dan kepedulian terhadap tumbuh kembang anak.
Menurut Andika, keberhasilan seluruh agenda Hardiknas tidak bisa dicapai secara parsial, melainkan membutuhkan kerja bersama seluruh komponen di lingkungan Dindikbud.
“Kesuksesan kegiatan tidak ditentukan oleh satu bidang saja. Dibutuhkan kolaborasi, komunikasi, dan saling mendukung antar seluruh komponen Dindikbud,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh pegawai menjaga semangat pelayanan dan tanggung jawab di tengah padatnya agenda kegiatan pendidikan selama Mei.
Suasana apel berlangsung tertib dan penuh semangat. Sejumlah pegawai tampak mencatat beberapa poin penting yang disampaikan pembina apel, terutama terkait penguatan koordinasi dan budaya kerja kolaboratif.
Momentum apel pagi itu sekaligus menjadi ruang konsolidasi internal agar seluruh rangkaian Hardiknas 2026 berjalan lancar dan memberikan dampak nyata bagi dunia pendidikan di Kabupaten Purbalingga.
Di tengah padatnya aktivitas birokrasi pendidikan, pesan yang mengemuka dalam apel tersebut sederhana namun penting: pendidikan yang bermutu hanya dapat diwujudkan melalui kerja bersama dan semangat gotong royong seluruh insan pendidikan.
