Jajaran Dindik Bekerja Harus Ikhlas

PURBALINGGA, Bupati Drs H Sukento Rido Marhaendrianto MM terus melakukan pemantauan kinerja Dinas Pendidikan termasuk mereka yang duduk di Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Dinas Pendidikan di tiap kecamatan dan sekolah-sekolah. Bupati berharap semua guru, karyawan tata usaha, kepala sekolah, kepala upt, pengawas hingga mereka yang duduk di Dinas Pendidikan Kabupaten Purbalingga dapat menjalankan tugasnya dengan ikhlas, mulia, suci dan amanah.

“Seperti yang saya sampaikan saat upacara Hari Pendidikan Nasional 2 Mei lalu, saya terus memantau. Khusus untuk kepala UPT yang baru, bekerjalah dengan ikhlas. Kalau kinerja sudah bagus, tolong dipantau anak buahnya,” tegasnya saat memberikan sambutan dalam Pembukaan Lomba Kreatifitas Anak Usia Dini dalam rangka Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2014 di Taman Rekreasi Purbasari Pancuran Mas Purbayasa Padamara, Sabtu (10/5).

Bupati melakukan berbagai pemantauan ini semata-mata karena tidak ingin hal buruk yang pernah terjadi di lingkungan Dinas Pendidikan terulang kembali. Karena hal itu sangat terkait dengan pelayanan terhadap anak didik dalam mempersiapkan generasi emas di 100 Tahun Indonesia 2045 nanti.

Ajang Kreativitas

Usai memberikan sambutannya, Bupati beserta Bunda PAUD Kabupaten Purbalingga, Ny Erna Sukento Rido Marhaendrianto melepaskan serangkaian balon sebagai pertanda dimulainya Lomba Ajang Kreativitas Anak Usia Dini. Lalu dilanjutkan dengan meninjau lomba-lomba yang digelar.

Kepala Dinas Pendidikan Tri Gunawan mengatakan kegiatan ini telah rutin diselenggarakan setiap tahun oleh Dinas Pendidikan bekerjasama dengan Himpaudi Purbalingga untuk memeriahkan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN). Peserta sebanyak 330 anak terdiri dari anak-anak PAUD dan TK/RA/BA. Secara keseluruhan ada 12 cabang lomba, 6 cabang lomba untuk anak TK/RA/BA dan 6 cabang lainnya untuk PAUD. Para juara selanjutnya akan dikirim untuk mengikuti Lomba di Tingkat Provinsi Jawa Tengah. (cie)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.