PGRI Purbalingga Siap Luncurkan 100 Buku Karya Para Guru

PURBALINGGA, INFO – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Purbalingga terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas guru, diantaranya melalui gerakan Sagu Sabu (satu guru satu buku). Gerakan sagu sabu yang merupakan kerjasama PGRI Purbalingga dengan lembaga pelatihan penulisan “Media Guru” ini berupa pelatihan kepada para guru untuk bisa menulis buku. Dijadwalkan, bersamaan dengan peringatan hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2018 mendatang, akan diluncurkan 100 buku tulisan para guru, dari guru TK,SD, SMP, SMA dan SMK se Purbalingga.

“Kami targetkan ada 100 buku yang akan diluncurkan pada peringatan Hardiknas tahun 2018 mendatang. Syukur bisa lebih dari 100 buku. Saat ini, sudah banyak guru yang sedang berproses menulis buku, bahkan beberapa diantaranya ada yang sudah jadi. Kami akan terus menggelar pelatihan “Sagu Sabu”, di mana sudah dua kali kami gelar, dan pesertanya membludak, sangat antusias. Pesertanya tidak hanya dari guru-guru di Purbalingga, namun ada juga dari Banyumas,Pemalang, dan Wonosobo,” ujar Ketua PGRI Purbalingga, Sarjono, S.Pd,M.Si dalam keterangannya kepada wartawan terkait kegiatan Peringatan HUT ke 72 PGRI dan Hari Guru Nasional tingkat Kabupaten Purbalingga, di Gedung PGRI Purbalingga, Kamis (16/11).

Sarjono sendiri yang memang dikenal sebagai penulis handal,saat ini sudah menulis tiga buku untuk siap diluncurkan bersama para guru di Purbalingga.Ketiga buku itu, berjudul “Meluruskan Kiblat Organisasi”, “Lidah yang Menyelamatkan”, dan “Kisah Dibalik Dua Tregaedi”.

Dijadwalkan, lanjut Sarjono, pada 22-23 Januari 2018 mendatang,PGRI Purbalingga akan kembali menggelar pelatihan “Sagu Sabu”,yang dijadwalkan akan diikuti 500 peserta.

Sarjono merasa bangga, bahwa virus gemar menulis kini sedang menjangkiti para guru di Purbalingga.Untuk itu,PGRI Purbalingga siap memfasilitasi dan bekerjasama dengan lembaga yang memang peduli di bidang kepenulisan. Hal ini terkait,tolok ukur profesionalitas seorang guru dilihat dari karya ilmiah yang dihasilkan, baik berupa buku, artikel maupun Penelitian Tindakan Kelas(PTK), di samping kemampuan mengajar yang dituntut untuk terus maju.

Dan Sarjono juga menyambut baik, dalam waktu dekat PGRI Purbalingga dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) akan menggelar pelatihan penulisan artikel serta Diklat jurnalistik. “Ini sebagai upaya untuk menyebarkan virus menulis di kalangan guru. Saya serukan kepada para guru, untuk aktif terlibat dalam kegiatan tulis menulis. Belajar dan terus belajar,” ujar Sarjono sambil menambahkan pihaknya merasa bangga bahwa di blog http://mediaguru.co.id/,guru-guru di Purbalingga , belakangan menempati peringkat pertama se Indonesia yang aktif menulis di blog tersebut.

Sarjono juga menginformasikan,terkait Peringatan HUT ke 72 PGRI dan Hari Guru Nasional tingkat Kabupaten Purbalingga, pihaknya menggelar berbagai kegiatan.Yakni, bedah rumah terhadap 51 rumah tidak layak huni (RTLH) yang tersebar di berbagai kecamatan padahari Sabtu-Minggu (18-19/11), talk show “Menuju Pendidikan Bermutu diPurbalingga”yang disiarkan melalui Radio Gema Soedirman pada Jumat (17/11) jam13.00-14.00 WIB; audiensi dengan Kapolres Purbalingga (10/11),kunjungan anggota sakit(16/11), donor darah (17/11), dan jalan sehat yang akan ditargetkan diikuti 10 ribu peserta (19/11).

Selain itu,juga ada seminar pendidikan karakter (20/11), seminar pendidikan jasmanai, olah raga dan kesehatan (21/11), dan smeinar pendidikan agama (22/11), ziarah ke taman makam Pahlawan Purbo Saroyo (24/11), upacara bendera di Alun-alun Purbalingga (25/11), dan sebagai penutup acara berupa resepsi HUT (Sabtu,25/11). Pada resepsi itu akan digelar hiburan wayang kulit dengan dalang Ki Kukuh Bayu Aji, di Aula PGRI Purbalingga. (PI-1)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.